Harga Tiket Istana Korea Selatan akan mengalami kenaikan mulai 1 Januari 2027. Kebijakan tersebut membuat wisatawan perlu menyiapkan anggaran tambahan jika ingin mengunjungi sejumlah situs bersejarah populer peninggalan Dinasti Joseon. Meski demikian, wisatawan masih memiliki kesempatan menikmati beberapa kompleks istana tanpa membayar tiket, salah satunya dengan mengenakan hanbok.
Korea Heritage Service mengumumkan rencana penyesuaian tarif tersebut pada 5 Agustus 2026. Kebijakan baru mencakup beberapa destinasi bersejarah terkenal, termasuk Gyeongbokgung, Deoksugung, serta sejumlah makam kerajaan Dinasti Joseon.
Pemerintah Korea Selatan merencanakan kenaikan tersebut setelah mempertahankan tarif masuk selama lebih dari dua dekade. Harga tiket untuk sejumlah situs warisan budaya itu tercatat tidak mengalami perubahan sejak 2005.
Namun, pemerintah tidak akan langsung menjalankan kebijakan tersebut tanpa mendengarkan pendapat masyarakat. Sebelum menerapkan tarif baru pada awal 2027, pemerintah Korea Selatan berencana menggelar forum publik pada November 2026. Melalui forum tersebut, masyarakat dapat menyampaikan pandangan mengenai rencana penyesuaian harga tiket.
Tarif Masuk Istana Korea Selatan Saat Ini
Saat ini, wisatawan dewasa perlu membayar 3.000 won atau sekitar Rp35.000 untuk memasuki Gyeongbokgung dan Changdeokgung. Kedua kompleks tersebut menjadi bagian penting dari peninggalan Dinasti Joseon sekaligus menarik banyak wisatawan yang datang ke Korea Selatan.
Sementara itu, Changgyeonggung, Deoksugung, dan Jongmyo Shrine menerapkan harga tiket sebesar 1.000 won atau sekitar Rp12.000 per orang dewasa.
Wisatawan yang ingin mengeksplorasi Changdeokgung lebih jauh juga dapat mengunjungi Secret Garden. Namun, pengunjung perlu membeli tiket tambahan senilai 5.000 won atau sekitar Rp59.000 untuk memasuki kawasan taman tersebut.
Selain kompleks istana, pemerintah juga mengenakan tiket masuk untuk makam kerajaan Dinasti Joseon. Tarifnya bervariasi berdasarkan lokasi, yakni sekitar 500 hingga 2.000 won.
Dengan rencana kebijakan terbaru, harga tiket istana Korea Selatan akan berubah mulai awal 2027. Karena itu, wisatawan yang merencanakan perjalanan setelah periode tersebut perlu memperhitungkan kemungkinan tambahan biaya dalam anggaran liburan mereka.
Sejumlah Kelompok Tetap Mendapat Tiket Gratis
Korea Selatan juga memberikan fasilitas bebas tiket kepada kelompok pengunjung tertentu. Untuk wisatawan asing, pengunjung berusia 18 tahun ke bawah serta lansia berusia minimal 65 tahun dapat memasuki sejumlah situs tanpa membayar tiket.
Sementara itu, pemerintah memberikan ketentuan berbeda kepada warga Korea Selatan. Penduduk lokal berusia 24 tahun ke bawah atau minimal 65 tahun memperoleh fasilitas masuk gratis.
Selain berdasarkan usia, beberapa kelompok lain juga memperoleh fasilitas serupa. Misalnya, pemerintah memberikan pembebasan tiket kepada ibu hamil dan orang-orang yang menerima penghargaan atas jasa mereka kepada negara.
Kebijakan tersebut memberikan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat untuk menikmati warisan sejarah Korea Selatan sekaligus mengenal peninggalan Dinasti Joseon secara langsung.

Ilustrasi Korea Selatan.
Pakai Hanbok Bisa Masuk Istana Gratis
Wisatawan yang ingin menghemat pengeluaran masih memiliki pilihan menarik meskipun tarif masuk akan naik. Pengunjung dapat mengenakan hanbok, pakaian tradisional Korea, ketika mengunjungi sejumlah kompleks istana.
Selama ini, wisatawan yang memakai hanbok dapat memperoleh tiket masuk gratis ke beberapa istana. Pemerintah memperkirakan kebijakan tersebut tetap berjalan setelah tarif baru mulai berlaku pada 2027.
Pilihan ini juga dapat memberikan pengalaman wisata yang berbeda. Wisatawan tidak hanya mengunjungi bangunan bersejarah, tetapi juga dapat mengenal salah satu unsur budaya Korea melalui pakaian tradisional.
Tidak mengherankan apabila banyak wisatawan menyewa hanbok sebelum mengunjungi kawasan istana. Selain menghemat biaya tiket, mereka dapat menjadikan kompleks bersejarah sebagai lokasi untuk mengabadikan perjalanan dengan pakaian tradisional Korea.
Korea Selatan Siapkan Program K-Heritage Stay
Korea Heritage Service tidak hanya merencanakan kenaikan harga tiket. Lembaga tersebut juga menyiapkan program baru untuk meningkatkan pengalaman pengunjung di berbagai situs bersejarah.
Salah satu program tersebut bernama K-Heritage Stay. Melalui program ini, wisatawan akan mendapatkan kesempatan menginap di beberapa situs bersejarah pilihan. Konsep tersebut memungkinkan pengunjung menikmati warisan budaya Korea Selatan melalui pengalaman yang lebih mendalam.
Selain itu, pemerintah berencana memperluas ruang terbuka hijau di sejumlah kawasan bersejarah. Salah satu lokasi yang masuk dalam rencana pengembangan tersebut adalah Hyeonchungsa Shrine.
Pemerintah berharap ruang terbuka tersebut dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi wisatawan, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin menikmati lingkungan di sekitar situs sejarah.
Dengan berbagai rencana tersebut, Korea Selatan ingin menghadirkan situs warisan budaya sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman lebih luas daripada sekadar melihat bangunan bersejarah.
Wisatawan yang merencanakan perjalanan mulai 2027 sebaiknya mempertimbangkan perubahan harga tiket istana Korea Selatan dalam anggaran perjalanan. Namun, fasilitas masuk gratis untuk kelompok tertentu dan pengunjung yang mengenakan hanbok masih dapat menjadi pilihan untuk menghemat biaya saat menjelajahi peninggalan bersejarah Negeri Ginseng.