Indonesia Raya Berkumandang serentak pada Senin, 17 Agustus 2026, sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah mengajak masyarakat menghentikan kegiatan sejenak pada pukul 10.17 hingga 10.20 WIB untuk mengikuti momentum tersebut.

Ajakan itu tercantum dalam Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Nomor B-13/M/S/TU.00.03/08/2026 tertanggal 11 Agustus 2026. Melalui pedoman tersebut, pemerintah mengatur pelaksanaan rangkaian peringatan kemerdekaan di berbagai wilayah Indonesia.

Masyarakat dapat berpartisipasi dengan berdiri tegap ketika lagu kebangsaan mulai terdengar. Pada waktu yang sama, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka menjalankan prosesi penaikan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan kemerdekaan. Selain mengenang perjuangan para pahlawan, masyarakat juga dapat menjadikannya sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat persatuan.

Aktivitas Masyarakat Berhenti Sejenak pada Pukul 10.17 WIB

Pemerintah menetapkan waktu khusus selama tiga menit, yakni mulai pukul 10.17 sampai 10.20 WIB. Selama periode tersebut, masyarakat dapat menghentikan aktivitas dan mengambil sikap sempurna saat Indonesia Raya berkumandang.

Meski demikian, pemerintah memberikan pengecualian untuk sejumlah kegiatan tertentu. Masyarakat tidak perlu menghentikan pekerjaan apabila tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Pengecualian juga berlaku pada layanan publik yang harus terus berjalan. Dengan demikian, pelayanan penting tetap dapat beroperasi tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah juga meminta jajaran TNI dan Polri di berbagai daerah mendukung pelaksanaan momentum nasional tersebut. Aparat dapat memperdengarkan sirene atau penanda suara lain sesaat sebelum lagu kebangsaan mulai terdengar.

Langkah tersebut membantu masyarakat mengetahui waktu dimulainya prosesi. Selain itu, penanda suara dapat membantu menyelaraskan pelaksanaan peringatan kemerdekaan di berbagai wilayah.

Indonesia Raya berkumandang

Sejumlah pengendara berhenti dan memberikan penghormatan saat lagu 17 Agustus berkumandang di perempatan CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (17/8/2021) pukul 10.17 WIB.

Upacara HUT ke-81 RI Berlangsung di Istana Merdeka

Istana Kepresidenan Jakarta menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026. Istana Merdeka di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, menjadi pusat rangkaian kegiatan nasional tersebut.

Upacara ini menghadirkan kembali suasana peringatan kemerdekaan sekaligus mengajak masyarakat mengenang perjuangan bangsa. Pemerintah menyiapkan sejumlah rangkaian acara sejak prosesi penaikan bendera hingga pertunjukan seni budaya.

Puluhan anggota Paskibraka menjalankan tugas penting dalam prosesi penaikan Bendera Merah Putih. Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan para anggota Paskibraka di Istana Negara pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Sebelum prosesi utama berlangsung, petugas membawa Bendera Merah Putih melalui kirab dari kawasan Monumen Nasional menuju Istana Merdeka. Kirab tersebut menjadi salah satu rangkaian yang mengawali upacara peringatan kemerdekaan tahun ini.

Paskibraka Siapkan Formasi Kejutan

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina menyebut Paskibraka menyiapkan kejutan dalam prosesi pengibaran bendera. Formasi khusus tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI.

Setiap anggota Paskibraka telah menjalani persiapan untuk menjalankan tugas kenegaraan tersebut. Mereka membawa tanggung jawab besar karena prosesi pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu bagian utama upacara 17 Agustus.

Saat Indonesia Raya berkumandang, masyarakat di berbagai wilayah dapat ikut memberikan penghormatan. Karena itu, pemerintah mengajak masyarakat berdiri tegap selama kondisi dan pekerjaan yang mereka lakukan memungkinkan.

Partisipasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari rangkaian seremonial. Momen itu juga menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan bangsa sekaligus pengingat mengenai pentingnya menjaga persatuan Indonesia.

Atraksi Jet Tempur Rafale Meriahkan Peringatan Kemerdekaan

Setelah rangkaian upacara, Istana Merdeka menghadirkan atraksi udara untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Salah satu agenda yang menarik perhatian ialah penampilan jet tempur Dassault Rafale milik TNI Angkatan Udara.

Atraksi tersebut menjadi debut perdana Rafale dalam kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan di Istana. Kehadirannya menambah rangkaian pertunjukan yang pemerintah siapkan dalam perayaan tahun ini.

Selain atraksi udara, masyarakat juga dapat menyaksikan pagelaran seni dan budaya. Pertunjukan tersebut menghadirkan lagu serta musik khas dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian itu sekaligus menampilkan keberagaman budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

Pada sore hari, Istana kembali melaksanakan upacara penurunan Bendera Merah Putih. Agenda tersebut menjadi bagian penutup dari rangkaian upacara kenegaraan pada 17 Agustus.

Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini pun tidak hanya berpusat pada kegiatan di Istana Merdeka. Masyarakat di seluruh Indonesia dapat ikut mengambil bagian melalui momentum saat Indonesia Raya berkumandang. Dengan berdiri tegap dan menghentikan kegiatan sejenak, masyarakat dapat memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih sekaligus mengenang perjalanan panjang kemerdekaan Indonesia.