Resep Gulai Nangka Tetelan menghadirkan nangka muda dan potongan daging dalam sajian bersantan yang menggunakan beragam rempah. Selain santan, olahan ini memanfaatkan kelapa sangrai untuk melengkapi racikan yang digunakan selama proses memasak.
Nangka muda menjadi komponen utama dalam menu tersebut. Sebelum masuk ke kuah, nangka perlu melalui tahap pembersihan dan perebusan hingga teksturnya lunak. Tetelan juga perlu dimasak lebih dahulu secara terpisah. Dengan demikian, kedua bahan sudah memiliki tekstur yang tepat ketika masuk ke tahap pemasakan bersama bumbu.
Racikan gulai menggunakan bawang merah, cabai merah, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, dan terasi. Daun jeruk purut serta daun kunyit ikut masuk sebagai bagian dari bumbu. Sementara itu, satu butir kelapa terbagi untuk dua kebutuhan, yaitu santan dan kelapa sangrai.
Racikan tersebut berasal dari Buku Resep Masakan PKK dan Taman Gizi Nasional karya Ny Wulandari yang diterbitkan Aneka Ilmu. Jika ingin mencobanya di rumah, Anda dapat memulai dengan memisahkan bahan berdasarkan proses pengolahannya.
Takaran untuk Membuat Gulai Nangka Tetelan
Siapkan bahan berikut sebelum mulai memasak:
Komponen utama:
- 1 buah nangka muda
- 1/2 kg daging tetelan
- 1 butir kelapa
- Garam secukupnya
Gunakan setengah bagian kelapa untuk memperoleh santan. Parut setengah bagian lainnya karena nantinya Anda perlu menyangrainya.
Rempah dan bumbu:
- 5 butir bawang merah
- 6 buah cabai merah
- 5 butir kemiri
- Terasi secukupnya
- 3 lembar daun jeruk purut
- 1 lembar daun kunyit
- 1 potong lengkuas
- 1 potong kunyit
- 1 potong jahe
Setelah bahan tersedia, pisahkan bahan yang perlu direbus, disangrai, dihaluskan, dan diiris. Pembagian tersebut akan memudahkan proses memasak pada tahap berikutnya.
Mulai dari Nangka Muda
Pertama, tangani nangka muda. Lepaskan kulitnya, kemudian bagi buah menjadi empat bagian. Ambil bagian tengahnya dan singkirkan sebelum Anda memotong nangka menjadi bagian-bagian kecil.
Selanjutnya, bilas potongan nangka sampai bersih. Masukkan ke dalam air untuk waktu singkat agar permukaannya tidak lekas berubah gelap.
Setelah tahap tersebut selesai, rebus nangka. Pertahankan proses perebusan sampai teksturnya menjadi empuk. Kemudian, keluarkan nangka dari panci dan tiriskan.
Nangka yang sudah lunak belum memerlukan tambahan bumbu pada tahap ini karena seluruh rempah akan masuk ketika proses memasak gulai dimulai.

Ilustrasi gulai nangka muda. Suka tetelan? Resep gulai nangka tetelan ini bisa dicoba karena kaya rempah dan cocok dengan nasi hangat.
Lunakkan Tetelan Sebelum Masuk ke Kuah
Jangan langsung mencampurkan tetelan mentah dengan nangka. Bersihkan tetelan terlebih dahulu menggunakan air, kemudian masak dalam rebusan sampai daging mencapai tekstur empuk.
Angkat tetelan yang sudah matang. Setelah suhunya memungkinkan untuk Anda tangani, bagi daging menjadi beberapa potongan sesuai kebutuhan.
Dengan proses terpisah tersebut, nangka dan tetelan sama-sama telah mencapai tekstur lunak sebelum bertemu santan serta rempah.
Siapkan Kelapa dan Racikan Rempah
Berikutnya, fokus pada komponen yang akan membentuk karakter kuah.
Panaskan kemiri tanpa mencampurnya dengan bahan lain sampai matang. Haluskan kemiri tersebut dan sisihkan.
Ambil bagian kelapa yang sudah Anda parut. Panaskan parutan kelapa sampai teksturnya semakin kering dan permukaannya menunjukkan warna kecokelatan. Setelah mencapai kondisi tersebut, sisihkan kelapa untuk tahap akhir.
Sekarang siapkan racikan bumbu. Haluskan bawang merah bersama cabai merah, kemiri, terasi, kunyit, jahe, dan lengkuas.
Untuk daun jeruk purut dan daun kunyit, gunakan teknik berbeda. Potong kedua jenis daun tersebut menjadi irisan tipis. Dengan demikian, seluruh komponen rempah sudah siap masuk ke panci.
Masak Semua Komponen Menjadi Gulai
Gunakan panci untuk menyatukan nangka dan tetelan yang telah matang. Setelah keduanya masuk, tambahkan racikan rempah yang sudah halus.
Kemudian, masukkan irisan daun jeruk purut dan daun kunyit. Tambahkan kelapa yang sebelumnya sudah Anda sangrai. Campurkan bahan secara merata sebelum menambahkan cairan.
Setelah itu, tuangkan santan secukupnya. Gunakan api sedang untuk memasak seluruh campuran.
Selama proses tersebut berlangsung, gerakkan isi panci secara berkala menggunakan sendok atau alat masak. Cara ini membantu menjaga santan agar tidak terpisah selama terkena panas.
Tambahkan garam sesuai selera. Kemudian, lanjutkan pemasakan hingga bumbu menyatu dengan nangka dan tetelan. Tunggu sampai tekstur nangka semakin lunak serta kuah mengalami pengentalan.
Apabila seluruh komponen sudah mencapai kematangan yang diinginkan, hentikan proses memasak.
Sajikan Bersama Nasi Putih Hangat
Pindahkan gulai dari panci ke wadah saji. Hidangan dapat langsung dinikmati dalam kondisi hangat bersama nasi putih.
Perpaduan bahan dalam resep ini memberikan karakter tersendiri. Nangka muda berperan sebagai salah satu isi utama, sedangkan tetelan menambahkan unsur daging. Di sisi lain, santan membentuk kuah yang menyatukan berbagai bumbu.
Kelapa juga memiliki dua fungsi dalam satu masakan. Sebagian menghasilkan santan, sementara bagian lainnya masuk kembali ke dalam masakan setelah melalui proses sangrai.
Sementara itu, kombinasi bawang merah, cabai, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, terasi, daun jeruk purut, dan daun kunyit membentuk racikan rempahnya.
Dengan tahapan tersebut, resep gulai nangka tetelan dapat menjadi pilihan menu bersantan untuk disantap bersama nasi putih. Kunci prosesnya terletak pada persiapan masing-masing komponen sebelum seluruh bahan bertemu dalam kuah pada tahap akhir.