Dewa United Banten – Membuka langkah di semifinal IBL 2026 dengan kemenangan penting atas Pelita Jaya Jakarta. Dalam pertandingan pertama seri best-of-five yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, tim berjuluk Anak Dewa berhasil mengamankan kemenangan tipis 78-76.

Hasil tersebut memberikan keuntungan awal bagi Dewa United dalam perebutan tiket menuju partai final. Namun, kemenangan ini juga menghadirkan sejumlah catatan yang perlu segera diperbaiki. Pelatih Dewa United, Agusti Julbe Bosch, menilai timnya masih perlu meningkatkan konsistensi permainan agar mampu mempertahankan performa sepanjang pertandingan.

Menurut Bosch, tim sempat menunjukkan kualitas terbaik pada dua kuarter awal. Para pemain tampil agresif, disiplin, dan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Namun, intensitas tersebut mengalami penurunan setelah memasuki paruh kedua laga.

Keunggulan Besar Hampir Hilang di Pengujung Pertandingan

Dewa United sebenarnya berada dalam posisi yang sangat menguntungkan saat menutup kuarter kedua dengan keunggulan mencapai 18 poin. Momentum tersebut memberikan peluang besar untuk mengendalikan pertandingan hingga akhir.

Namun, Pelita Jaya menunjukkan karakter sebagai salah satu tim terbaik di musim reguler. Mereka perlahan meningkatkan tekanan dan berhasil memangkas selisih angka yang sempat cukup jauh. Memasuki kuarter terakhir, pertandingan berlangsung semakin ketat dan penuh tensi.

Pelita Jaya bahkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 76-76 ketika waktu pertandingan hanya menyisakan sekitar 15 detik. Situasi tersebut membuat laga berubah menjadi pertarungan mental yang menentukan.

Meski berada dalam tekanan besar, Dewa United mampu menjaga ketenangan dan mencetak angka penentu yang memastikan kemenangan tipis dengan skor akhir 78-76.

Bosch Soroti Menurunnya Agresivitas Tim

Usai pertandingan, Bosch mengungkapkan bahwa penurunan agresivitas menjadi salah satu penyebab utama mengapa timnya kesulitan mempertahankan keunggulan besar.

Ia melihat para pemain mulai mengubah pendekatan permainan setelah unggul cukup jauh. Fokus yang sebelumnya tertuju pada serangan agresif dan tempo tinggi perlahan bergeser menjadi upaya menjaga keunggulan skor. Perubahan tersebut membuat ritme permainan menurun dan memberikan ruang bagi lawan untuk bangkit.

Dalam pertandingan dengan kualitas tim yang relatif seimbang, setiap perubahan intensitas dapat memberikan dampak besar terhadap hasil akhir. Karena itu, Bosch menekankan pentingnya mempertahankan identitas permainan yang telah menjadi kekuatan utama Dewa United sepanjang musim.

Menurutnya, tim harus tetap bermain dengan energi tinggi sekalipun berada dalam posisi unggul. Dengan menjaga tekanan secara konsisten, peluang lawan untuk mengejar ketertinggalan dapat diminimalkan.

Kepercayaan Pelatih Menjadi Modal Penting

Meskipun menemukan beberapa kekurangan dalam permainan tim, Bosch tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang berjuang hingga akhir pertandingan.

Ia menilai para pemain telah menjalankan tugas dengan baik dan menunjukkan kemampuan untuk menghadapi situasi sulit. Kepercayaan terhadap seluruh anggota tim menjadi salah satu fondasi yang terus ia bangun sepanjang musim.

Pelatih asal Spanyol tersebut juga percaya bahwa sejumlah kelemahan yang muncul pada laga pertama dapat diperbaiki melalui evaluasi dan latihan. Dengan pengalaman yang terus bertambah, ia optimistis performa tim akan semakin berkembang pada pertandingan berikutnya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Dewa United tidak hanya mengandalkan kualitas individu pemain, tetapi juga membangun kekuatan kolektif melalui komunikasi dan kepercayaan antarpersonel tim.

Dewa United

Pelatih Dewa United Banten Agusti Julbe Bosch (kanan) berbicara dengan didampingi Joshua Bryan Ibarra, dalam konferensi pers di GMSB, Jakarta Selatan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026)

Joshua Ibarra Ingatkan Pentingnya Menjaga Fokus

Center andalan Dewa United, Joshua Ibarra, turut memberikan pandangannya terkait kemenangan perdana tim di semifinal. Menurutnya, hasil positif tersebut memang penting, tetapi belum menentukan siapa yang akan lolos ke final.

Ibarra mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena oleh kemenangan pertama. Seri semifinal masih panjang dan setiap pertandingan memiliki tantangan yang berbeda.

Ia menilai fokus menjadi faktor utama yang harus dijaga oleh seluruh pemain. Kesalahan kecil atau kehilangan konsentrasi dapat mengubah jalannya seri, terutama ketika menghadapi tim berpengalaman seperti Pelita Jaya.

Pesan tersebut mencerminkan kesadaran para pemain bahwa keunggulan 1-0 belum memberikan jaminan apa pun. Mereka masih membutuhkan dua kemenangan tambahan untuk memastikan tempat di partai puncak.

Peluang Dewa United Menuju Final Semakin Terbuka

Kemenangan pada laga pembuka membuat Dewa United unggul 1-0 dalam seri semifinal. Posisi tersebut tentu memberikan keuntungan psikologis sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang pertandingan berikutnya.

Meski demikian, Pelita Jaya tetap memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan. Sebagai tim yang finis di peringkat pertama musim reguler, mereka memiliki kualitas skuad dan pengalaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Laga kedua menjadi momen penting bagi kedua tim. Dewa United berusaha memperlebar keunggulan menjadi 2-0, sementara Pelita Jaya akan berupaya menyamakan kedudukan agar persaingan kembali terbuka.

Setelah dua pertandingan awal di kandang Pelita Jaya, seri semifinal akan berlanjut ke Dewa United Arena di Tangerang. Faktor kandang dapat menjadi keuntungan tambahan bagi Dewa United apabila mampu mempertahankan momentum positif.

Konsistensi Menjadi Kunci Penentu

Semifinal IBL 2026 memperlihatkan bahwa kualitas kedua tim berada pada level yang sangat kompetitif. Dewa United berhasil meraih kemenangan pertama, tetapi perjalanan menuju final masih membutuhkan usaha yang tidak mudah.

Evaluasi terhadap konsistensi permainan menjadi pekerjaan rumah utama bagi tim asuhan Agusti Julbe Bosch. Jika mampu mempertahankan agresivitas dan fokus sepanjang empat kuarter, Dewa United memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh.

Sebaliknya, jika kembali kehilangan ritme permainan saat memegang keunggulan, Pelita Jaya memiliki kapasitas untuk memanfaatkan setiap celah yang muncul. Oleh karena itu, duel semifinal ini diperkirakan akan berlangsung sengit hingga pertandingan terakhir dan menjadi salah satu seri paling menarik dalam perjalanan IBL 2026.