Aprilia semakin percaya diri menyambut musim MotoGP 2027 setelah memastikan kerja sama jangka panjang dengan Francesco Bagnaia. Meski performa pembalap asal Italia itu mengalami penurunan dalam beberapa musim terakhir, pabrikan asal Noale tersebut tetap optimistis Bagnaia mampu kembali ke level terbaiknya ketika memulai tantangan baru bersama tim.
Keputusan Bagnaia meninggalkan Ducati sekaligus mengakhiri kebersamaan selama delapan tahun menjadi salah satu perpindahan terbesar di MotoGP. Pembalap berusia 29 tahun itu akan resmi membela Aprilia mulai musim 2027, bertepatan dengan diberlakukannya regulasi mesin baru yang diperkirakan mengubah peta persaingan di kelas utama.
Aprilia Percaya Bagnaia Masih Memiliki Kualitas Juara
Direktur Teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini, menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak merasa khawatir melihat performa Bagnaia saat ini. Menurutnya, setiap pembalap dapat mengalami masa sulit, termasuk rider yang pernah meraih gelar juara dunia.
Sterlacchini menilai rekam jejak Bagnaia sudah cukup membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pembalap terbaik di MotoGP. Oleh karena itu, Aprilia memilih fokus pada kemampuan jangka panjang sang rider di banding hanya melihat hasil dalam satu musim.
Keyakinan tersebut semakin kuat karena Bagnaia memiliki pengalaman panjang di level tertinggi balap motor dunia. Selain itu, ia di kenal mampu bekerja sama dengan tim dalam mengembangkan motor hingga tampil kompetitif.
Musim Sulit Tidak Menghapus Rekam Jejak Gemilang
Dalam periode 2021 hingga 2024, Bagnaia menjadi salah satu pembalap paling konsisten di MotoGP. Ia berhasil mengakhiri musim di posisi dua besar selama empat musim beruntun sekaligus merebut dua gelar juara dunia bersama Ducati.
Namun, situasi berubah pada musim ini. Bagnaia belum mampu mempertahankan performa terbaiknya. Hingga pertengahan musim, ia baru mengoleksi dua kemenangan balapan grand prix dan beberapa kali harus puas finis di posisi ketiga.
Meski demikian, Aprilia tidak menganggap penurunan tersebut sebagai tanda bahwa kemampuan Bagnaia menurun secara permanen. Sebaliknya, tim melihat kondisi itu sebagai fase yang lumrah di alami atlet profesional.

Francesco Bagnaia.
Proyek Baru Dinilai Mampu Menghidupkan Motivasi
Sterlacchini mengungkapkan bahwa proses negosiasi berjalan lancar berkat peran penting Massimo, sosok yang dipercaya mampu meyakinkan banyak pihak untuk bergabung dalam proyek Aprilia.
Ia juga menegaskan bahwa mempercayai Bagnaia bukan keputusan yang sulit. Menurut Sterlacchini, status Bagnaia sebagai juara dunia tiga kali menjadi alasan kuat mengapa Aprilia yakin kerja sama ini akan memberikan dampak positif pada masa depan tim.
Sterlacchini mengakui Bagnaia memang sedang menghadapi periode yang tidak mudah. Akan tetapi, ia menilai kondisi tersebut merupakan bagian alami dari perjalanan seorang atlet. Karena itu, perubahan lingkungan dan tantangan baru sering kali menjadi cara terbaik untuk mengembalikan motivasi sekaligus meningkatkan performa.
Regulasi Baru MotoGP Jadi Peluang Besar Aprilia
MotoGP akan memasuki era baru mulai musim 2027 melalui penerapan regulasi mesin yang berbeda dari sebelumnya. Perubahan tersebut membuka peluang bagi seluruh pabrikan untuk memulai persaingan dari titik yang lebih seimbang.
Bagi Aprilia, momen itu menjadi kesempatan ideal untuk membangun proyek baru bersama Bagnaia. Tim berharap pengalaman, kemampuan teknis, serta mental juara yang di miliki pembalap Italia tersebut dapat membantu proses pengembangan motor sekaligus meningkatkan daya saing di lintasan.
Selain menghadirkan pembalap berpengalaman, Aprilia juga menunjukkan ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia pada era regulasi baru. Kombinasi antara pengembangan motor dan kualitas Bagnaia di harapkan mampu menghasilkan performa yang konsisten sepanjang musim.
Kerja sama ini pun menjadi salah satu langkah strategis Aprilia dalam memperkuat fondasi tim untuk beberapa tahun ke depan. Jika proyek tersebut berjalan sesuai rencana, perpindahan Bagnaia berpotensi menjadi salah satu transfer paling berpengaruh dalam sejarah MotoGP modern.