Mobil Listrik – Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pengemudi mobil listrik berinisial AW yang di duga terlibat dalam insiden tabrak lari terhadap pengendara sepeda motor berinisial S. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Meruya Selatan, tepatnya di depan Universitas Mercu Buana, Kembangan, Jakarta Barat, pada hari Senin.

Setelah kejadian berlangsung, aparat kepolisian langsung melakukan pencarian terhadap kendaraan yang di duga terlibat. Tidak berselang lama, petugas menemukan dan mengamankan pengemudi di wilayah Kebon Jeruk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat.

Penanganan Kasus oleh Unit Laka Lantas

Pihak kepolisian melalui Polsek Kembangan menyampaikan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas. Aparat juga menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan secara detail kronologi kejadian di lapangan.

Petugas belum langsung menyimpulkan bentuk pasti kejadian, apakah kendaraan hanya menyerempet atau benar-benar menabrak motor korban. Semua aspek tersebut masih masuk dalam proses pendalaman oleh penyidik kecelakaan lalu lintas.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial perlu diverifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Klarifikasi Polisi Terkait Kondisi Korban

Sejumlah informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa korban kecelakaan meninggal dunia. Namun, aparat kepolisian langsung meluruskan kabar tersebut.

Pihak kepolisian memastikan bahwa korban berinisial S tidak meninggal dunia. Korban hanya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut dan langsung mendapatkan perawatan medis di RSUD Kembangan.

Korban mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki setelah sepeda motornya terlibat tabrakan dengan mobil listrik yang di kemudikan oleh AW. Kendaraan korban juga mengalami kerusakan pada beberapa bagian akibat benturan tersebut.

Kronologi Kejadian di Lokasi Insiden

Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil listrik bernomor polisi B-77-NRI yang di kemudikan oleh AW melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Meruya Selatan. Saat melintas di depan Universitas Mercu Buana, kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh S.

Sepeda motor dengan nomor polisi B-6242-VDR itu datang dari arah berlawanan, yakni dari selatan menuju utara. Benturan antara kedua kendaraan tidak dapat di hindari hingga menyebabkan pengendara motor terjatuh dan mengalami luka.

Setelah kejadian, situasi di lokasi sempat memanas karena adanya kerumunan warga. Kendaraan yang terlibat insiden juga sempat menjadi sasaran kemarahan massa yang berada di sekitar lokasi kejadian.

mobil listrik

Sebuah mobil listrik menjadi sasaran amukan massa usai diduga menabrak seorang pengendara sepeda motor di Jalan Meruya Selatan, tepatnya Universitas Mercu Buana, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (22/6/2026).

Alasan Pengemudi Meninggalkan Lokasi

Kepolisian mengungkapkan bahwa pengemudi AW sempat meninggalkan lokasi kejadian setelah insiden terjadi. Berdasarkan pengakuannya, tindakan tersebut di lakukan karena merasa panik dan khawatir terhadap reaksi massa di sekitar lokasi.

Pengemudi mengaku memilih menjauh dari tempat kejadian untuk menghindari potensi tindakan anarkis dari warga yang sudah mulai berkumpul. Namun, aparat menegaskan bahwa langkah tersebut tetap masuk dalam ranah penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan tabrak lari.

Pemeriksaan Lanjutan dan Proses Hukum

Saat ini, pengemudi AW telah berada dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Penyidik terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk saksi di lokasi kejadian, untuk memastikan duduk perkara insiden tersebut.

Polisi juga menelusuri rekaman dan bukti lain guna mengetahui secara pasti mekanisme kecelakaan yang terjadi di depan Universitas Mercu Buana tersebut. Hasil penyelidikan akan menentukan apakah kasus ini masuk kategori kelalaian atau unsur lain dalam hukum lalu lintas.

Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial. Kesimpulan terkait kondisi korban maupun kronologi kejadian hanya dapat di sampaikan setelah proses penyelidikan resmi selesai.

Selain itu, aparat juga mengingatkan pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari insiden serupa. Keselamatan di jalan raya menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengguna kendaraan.

Penutup

Kasus dugaan tabrak lari yang melibatkan mobil listrik dan sepeda motor di kawasan Meruya Selatan kini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi telah mengamankan pengemudi dan memastikan korban dalam kondisi luka-luka dan mendapat perawatan medis.

Proses hukum masih berjalan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian serta menentukan bentuk pelanggaran yang terjadi dalam insiden tersebut.