Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta – telah menuntaskan proses pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, yang sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat tertabrak truk pengangkut alat berat. Setelah seluruh struktur yang membahayakan berhasil di singkirkan, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut kini kembali beroperasi normal dari kedua arah.
Proses pembongkaran dilakukan secara bertahap guna memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus mempercepat pemulihan akses transportasi di kawasan tersebut. Sejak malam hari, petugas dari Dinas Bina Marga terus bekerja menyelesaikan pengangkatan sisa-sisa konstruksi JPO agar jalan dapat segera di fungsikan kembali.
Petugas Selesaikan Evakuasi Material JPO
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (14/7/2026) malam, aktivitas pembongkaran memasuki tahap akhir sekitar pukul 21.35 WIB. Petugas menggunakan alat berat untuk mengangkat bagian-bagian JPO yang telah di potong, kemudian memindahkannya ke sejumlah truk milik Dinas Bina Marga.
Seluruh material sisa pembongkaran di angkut keluar dari lokasi agar tidak mengganggu proses pembukaan jalan. Langkah ini juga di lakukan untuk memastikan tidak ada serpihan konstruksi yang berpotensi membahayakan pengendara.
Selama proses berlangsung, petugas mengatur lalu lintas secara ketat dengan memasang pembatas jalan dan mengarahkan kendaraan menuju jalur alternatif. Pengamanan di lakukan untuk menjaga keselamatan pekerja maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Jalan Kapten Tendean Kembali Di buka
Usai proses pembersihan selesai, akses Jalan Kapten Tendean mulai di buka kembali sekitar pukul 21.45 WIB. Kendaraan dari kedua arah kini sudah dapat melintasi ruas jalan tersebut tanpa adanya penutupan total seperti sebelumnya.
Sebelum pembukaan dilakukan, sejumlah pengendara sepeda motor tampak menunggu di dekat pembatas jalan. Antrean sempat terbentuk karena petugas masih memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum kendaraan di perbolehkan melintas.
Setelah pembatas di pindahkan, arus kendaraan berangsur kembali normal. Pengguna jalan yang sebelumnya harus mencari jalur alternatif kini dapat kembali menggunakan Jalan Kapten Tendean sebagai rute utama.

Pembongkaran JPO di Jalan Kapten Tendean, Jaksel, yang hampir roboh akibat di tabrak truk sudah selesai. Jalan Kapten Tendean telah di buka pada kedua arah.
Kondisi Lalu Lintas Berangsur Normal
Pantauan setelah jalan di buka menunjukkan arus kendaraan menuju kawasan Pancoran berlangsung cukup lancar. Kepadatan yang sempat terjadi akibat penutupan jalan mulai terurai seiring normalnya akses kendaraan.
Sementara itu, jalur menuju kawasan Blok M masih mengalami perlambatan di beberapa titik. Kondisi tersebut di pengaruhi oleh keberadaan sejumlah truk pengangkut puing yang masih berada di sekitar lokasi untuk menyelesaikan proses evakuasi material.
Meski demikian, kepadatan tersebut bersifat sementara dan tidak sampai menyebabkan kemacetan panjang. Petugas tetap berjaga untuk mengatur arus kendaraan hingga seluruh armada pengangkut meninggalkan area.
JPO Rusak Setelah Di tabrak Truk Pengangkut Alat Berat
Insiden yang menyebabkan pembongkaran JPO terjadi pada dini hari ketika sebuah truk pengangkut alat berat melintas di Jalan Kapten Tendean. Muatan kendaraan tersebut di duga melebihi batas ketinggian sehingga menghantam bagian bawah jembatan penyeberangan.
Benturan keras mengakibatkan struktur JPO mengalami kerusakan serius dan berada dalam kondisi tidak stabil. Demi menghindari risiko ambruk yang dapat membahayakan masyarakat, akses menuju JPO langsung di tutup dan fasilitas tersebut di nyatakan tidak lagi layak di gunakan.
Melihat potensi bahaya yang di timbulkan, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk melakukan pembongkaran total terhadap konstruksi jembatan. Langkah tersebut di nilai sebagai solusi paling aman sambil menunggu proses evaluasi dan rencana pembangunan fasilitas penyeberangan yang baru.
Penutupan Jalan Dilakukan Demi Keselamatan
Proses pembongkaran di mulai sekitar pukul 10.50 WIB dengan melibatkan berbagai instansi terkait. Selama pekerjaan berlangsung, Jalan Kapten Tendean di tutup sementara sehingga arus kendaraan di alihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif.
Penutupan tersebut bertujuan memberikan ruang kerja yang aman bagi petugas sekaligus mencegah risiko kecelakaan akibat kemungkinan jatuhnya material konstruksi. Setelah seluruh struktur berhasil di evakuasi dan area di nyatakan aman, akses jalan kembali di buka untuk umum.
Rampungnya pembongkaran menandai berakhirnya proses penanganan darurat pascakecelakaan yang melibatkan JPO tersebut. Pemerintah di harapkan segera melakukan evaluasi terhadap fasilitas penyeberangan di lokasi agar kebutuhan pejalan kaki tetap terpenuhi dengan mengutamakan aspek keselamatan.