Antoine Griezmann Orlando City menjadi sorotan menjelang bergulirnya kembali Major League Soccer (MLS) setelah kompetisi berhenti selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Penyerang asal Prancis itu bersiap memulai babak baru dalam kariernya bersama Orlando City. Ia berpeluang melakoni pertandingan perdana saat timnya bertandang ke markas San Jose Earthquakes pada Kamis (23/7/2026) pagi WIB.
MLS menghentikan kompetisi selama kurang lebih dua bulan agar tidak berbenturan dengan agenda Piala Dunia 2026. Orlando City memanfaatkan masa jeda tersebut untuk memperkuat skuad. Salah satu langkah terbesar yang mereka ambil ialah merekrut Antoine Griezmann, pemain berpengalaman yang telah mengukir banyak prestasi di level klub maupun tim nasional.
Kehadiran Griezmann di harapkan mampu memberikan perubahan signifikan bagi Orlando City. Klub asal Florida itu ingin memperbaiki performa sekaligus meningkatkan daya saing di sisa musim MLS 2026.
Antoine Griezmann Membuka Lembaran Baru di MLS
Setelah bertahun-tahun berkarier di Eropa, Antoine Griezmann akhirnya memilih melanjutkan perjalanan profesionalnya di Amerika Serikat. Sebelum bergabung dengan Orlando City, pemain berusia 35 tahun tersebut membela sejumlah klub papan atas, seperti Real Sociedad, Barcelona, dan Atletico Madrid.
Griezmann juga memiliki rekam jejak yang mengesankan bersama Timnas Prancis. Salah satu pencapaian terbaiknya terjadi pada Piala Dunia 2018. Saat itu, ia tampil luar biasa dan membawa Prancis menjuarai turnamen setelah mengalahkan Kroasia di partai final.
Dalam laga tersebut, Griezmann meraih penghargaan Man of the Match. Sepanjang turnamen, ia mencetak empat gol, termasuk satu gol melalui eksekusi penalti pada pertandingan final. Pengalaman dan mental juaranya menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan baru di MLS.
Meski meninggalkan kompetisi elite Eropa, Griezmann tetap membawa ambisi besar. Ia ingin membantu Orlando City meraih prestasi sekaligus ikut meningkatkan popularitas sepak bola di Amerika Serikat.
“Saya ingin menjadi juara, mencetak gol, memberikan assist, membuat anak-anak tertarik bermain sepak bola, dan menjadikan Orlando sebagai klub yang semakin dikenal di Amerika Serikat,” ujar Griezmann, seperti dikutip dari Reuters.
Orlando City Berharap Bangkit Bersama Griezmann
Tugas pertama Griezmann tidak akan berjalan mudah. Orlando City sedang mengalami musim yang kurang memuaskan. Hingga kompetisi memasuki pertengahan musim, mereka baru mengumpulkan empat kemenangan dari 15 pertandingan.
Hasil tersebut membuat Orlando hanya mengoleksi 14 poin. Produktivitas tim juga belum maksimal. Mereka baru mencetak 23 gol, sementara lini pertahanan justru kebobolan hingga 44 kali.
Catatan tersebut menghasilkan selisih gol minus 21. Angka itu menjadi salah satu yang terburuk di MLS musim ini. Situasi tersebut menunjukkan bahwa Orlando membutuhkan perubahan besar jika ingin bersaing memperebutkan posisi yang lebih baik di klasemen.
Selain mendatangkan Griezmann, Orlando City juga memulangkan penyerang Daryl Dike. Kehadiran Dike memberi tambahan kekuatan karena ia sudah memahami karakter klub.
Pada periode 2020 hingga 2021, Dike mencatatkan 18 gol dari 35 pertandingan bersama Orlando City. Catatan tersebut membuat manajemen optimistis sang pemain mampu kembali memberikan kontribusi positif.
Dike menegaskan bahwa dirinya datang dengan tujuan membantu tim meraih kemenangan.
“Saya datang untuk membantu tim memenangkan pertandingan dan mencapai kesuksesan. Kami memiliki kualitas yang cukup untuk meraih hasil positif. Selain itu, masih banyak pertandingan yang harus dijalani dan peluang memenangkan Open Cup juga tetap terbuka,” kata Dike.
Ia juga mengaku ingin terus meningkatkan kualitas permainannya sepanjang musim ini.

Antoine Griezmann dalam pertandingan Portugal vs Perancis di perempat final Euro 2024 di Volksparkstadion, Hamburg, Jerman, Sabtu (6/7/2024) dini hari WIB.
San Jose Earthquakes Tampil Lebih Meyakinkan
Sementara Orlando City masih berjuang keluar dari tren negatif, San Jose Earthquakes justru menikmati performa yang konsisten. Klub asal California tersebut mengumpulkan 32 poin dari 15 pertandingan.
San Jose mencatatkan 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan. Raihan itu membawa mereka bersaing di puncak klasemen Wilayah Barat bersama Vancouver Whitecaps.
Produktivitas tim juga sangat baik. Earthquakes telah mencetak 34 gol dan hanya kebobolan 15 kali sepanjang musim berjalan. Statistik tersebut menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan lini belakang.
Manajemen San Jose bahkan menambah kekuatan dengan merekrut penyerang muda Luka Jovanovic dari Adelaide United. Pemain berusia 21 tahun itu mencatatkan 25 gol dalam 84 pertandingan di berbagai ajang bersama klub asal Australia tersebut.
Pelatih Bruce Arena menyambut kedatangan Jovanovic dengan penuh optimisme. Menurutnya, sang pemain memiliki kualitas serta etos kerja yang mampu meningkatkan daya saing tim.
“Luka merupakan penyerang muda dengan potensi yang sangat besar. Dia sudah membuktikan kualitasnya sebagai pencetak gol terbanyak di liga utama Australia musim lalu. Kerja keras dan insting mencetak golnya akan menjadi tambahan penting bagi skuad kami,” ujar Arena.
Selain Jovanovic, San Jose masih mengandalkan Preston Judd yang tampil tajam musim ini. Penyerang tersebut telah mengemas 11 gol, sekaligus mencatatkan rekor gol terbanyak dalam satu musim sepanjang kariernya.
Debut Griezmann Langsung Diuji Tim Papan Atas
Laga melawan San Jose Earthquakes menjadi ujian pertama bagi Antoine Griezmann bersama Orlando City. Ia langsung menghadapi salah satu tim terbaik di MLS musim ini yang memiliki keseimbangan permainan di semua lini.
Meski tantangannya tidak ringan, pengalaman Griezmann di kompetisi elite Eropa serta panggung internasional membuat publik menaruh harapan besar kepadanya. Orlando City membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengangkat performa tim sekaligus memberikan inspirasi kepada rekan-rekannya di lapangan.
Apabila Griezmann mampu tampil sesuai ekspektasi sejak pertandingan perdana, Orlando City memiliki peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen dan kembali bersaing pada paruh kedua musim MLS 2026. Debutnya pun menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan setelah kompetisi kembali bergulir usai jeda Piala Dunia 2026.