Wakil Presiden Republik Indonesia – Gibran Rakabuming, melakukan kunjungan kerja intensif ke Papua selama tiga hari pada 20–22 April 2026. Dalam agenda tersebut, ia menegaskan bahwa seluruh program pemerintah di wilayah Papua harus menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat. Gibran menekankan arah pembangunan tidak cukup berhenti pada pelaksanaan, tetapi harus menghadirkan perubahan nyata di kehidupan warga.

Fokus Pembangunan Papua Harus Berikan Dampak Nyata

Saat meninjau RSUD JP Wanane di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Gibran menyampaikan pesan utama pemerintah terkait pembangunan di Papua. Ia meminta seluruh program Presiden berjalan efektif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Gibran menyoroti pentingnya hasil konkret dari setiap program. Ia ingin masyarakat merasakan peningkatan layanan kesehatan, akses pendidikan yang lebih baik, serta peluang ekonomi yang lebih terbuka. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Papua harus bergerak cepat tanpa mengabaikan kualitas hasil.

Tinjauan Langsung Infrastruktur dan Program Sosial

Selama kunjungan, Gibran mengunjungi berbagai proyek pembangunan di sejumlah wilayah Papua. Ia melihat langsung kondisi rumah sakit daerah, kampung nelayan, sekolah, serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota.

Ia mengunjungi Nabire di Papua Tengah, Yahukimo di Papua Pegunungan, Timika di Papua Barat, serta Sorong dan Raja Ampat di Papua Barat Daya. Setiap daerah menunjukkan karakter pembangunan yang berbeda, namun semuanya mengarah pada tujuan yang sama, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Gibran memperhatikan langsung fasilitas kesehatan yang sedang berkembang, program pendidikan yang terus diperkuat, serta dukungan pemerintah terhadap sektor perikanan dan pangan lokal. Ia menilai seluruh sektor tersebut saling terhubung dalam upaya membangun Papua secara menyeluruh.

Gibran

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja hari kedua di Jembatan Puri Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Percepat Aksi Pembangunan

Gibran mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mendampingi kunjungan kerja, termasuk awak media yang meliput rangkaian kegiatan selama tiga hari. Ia menilai media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada publik secara cepat dan akurat.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, serta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar. Selain itu, kepala daerah dan unsur Forkopimda dari berbagai wilayah juga ikut terlibat.

Gibran menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus bekerja dalam satu arah yang sama. Ia meminta semua pihak memperkuat koordinasi agar setiap program berjalan cepat dan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya kerja bersama tanpa sekat birokrasi yang menghambat pelaksanaan di lapangan.

Penguatan Lembaga Khusus Percepatan Pembangunan Papua

Pemerintah terus memperkuat sistem koordinasi pembangunan Papua melalui beberapa lembaga khusus. Gibran menyebut Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dan BP3OKP sebagai dua instrumen penting yang mendukung percepatan program.

Ia melihat kedua lembaga tersebut berperan besar dalam menyatukan arah kebijakan dan mempercepat eksekusi program. Gibran meminta seluruh elemen yang terlibat menjaga kekompakan dan memastikan setiap rencana berjalan sesuai target.

Ia juga menilai sinergi antar lembaga dapat menghindari tumpang tindih program dan mempercepat penyelesaian berbagai proyek strategis di Papua. Dengan koordinasi yang kuat, pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.

Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Evaluasi Pembangunan

Selain meninjau proyek pembangunan, Gibran membuka ruang luas bagi masyarakat Papua untuk menyampaikan masukan. Ia menilai partisipasi warga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi program pemerintah.

Gibran meminta masyarakat aktif memberikan kritik dan saran terkait pelaksanaan program di lapangan. Ia menilai masukan dari warga membantu pemerintah memperbaiki kebijakan agar lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Papua tidak berjalan satu arah. Pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Kesimpulan: Arah Baru Pembangunan Papua yang Lebih Cepat dan Terarah

Kunjungan kerja Wapres Gibran Rakabuming ke Papua menunjukkan fokus pemerintah pada percepatan pembangunan yang berorientasi hasil nyata. Ia mendorong seluruh program pemerintah berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dengan penguatan sinergi pusat dan daerah, dukungan lembaga khusus, serta keterlibatan masyarakat, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan Papua yang lebih terstruktur dan merata. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Papua.