Peristiwa Kecelakaan – Lalu lintas kembali terjadi di ruas strategis Jalan Lintas Sumatera. Pada Rabu siang, 14 Januari 2026, sebuah truk bermuatan 92 ekor babi ternak mengalami kecelakaan dan terguling di wilayah Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Kejadian ini langsung menarik perhatian warga sekitar karena muatan ternak berhamburan keluar dari kendaraan.

Selain mengganggu arus lalu lintas, kecelakaan tersebut juga menciptakan situasi tidak biasa di lokasi kejadian. Puluhan babi ternak berlarian keluar dari bak truk dan masuk ke kebun singkong milik warga yang berada di sekitar jalan.

Muatan Ternak Berhamburan ke Kebun Warga

Tak lama setelah truk terguling, kondisi di sekitar lokasi berubah menjadi kacau. Pintu bak belakang truk terbuka, sehingga babi-babi ternak langsung keluar dan menyebar ke berbagai arah. Sebagian besar babi berlari ke area perkebunan singkong yang jaraknya hanya beberapa meter dari bahu jalan.

Sementara itu, beberapa ekor babi terlihat masih berada di sekitar kendaraan yang terguling. Warga yang berada di sekitar lokasi segera mendekat untuk melihat kondisi truk dan muatan ternak. Situasi ini pun sempat mengundang kerumunan dan membuat arus lalu lintas melambat.

Kecelakaan

Sebuah truk bermuatan 92 ekor babi ternak mengalami kecelakaan lalu lintas dan terguling di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu siang (14/1/2026). (Liputan6.com/ Dok Ist)

Truk Melaju dari Bandar Lampung Menuju Sumatera Selatan

Berdasarkan informasi awal, truk bermuatan ternak tersebut melaju dari arah Bandar Lampung menuju wilayah Sumatera Selatan. Kendaraan jenis Mitsubishi Canter Colt Diesel dengan warna kuning merah itu membawa muatan penuh berupa babi ternak yang siap dikirim ke daerah tujuan.

Saat melintas di kawasan Terbanggi Besar, truk memasuki jalur simpang yang cukup padat. Pada titik inilah kendaraan mengalami kendala teknis yang berujung pada kecelakaan. Kondisi jalan dan muatan berat turut memengaruhi kestabilan kendaraan.

Kronologi Kecelakaan Menurut Kepolisian

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan area.

Menurut keterangan saksi, truk melaju dari Jalan 12 Kampung Terbanggi Besar menuju Simpang Terbanggi Besar. Saat kendaraan berbelok ke kanan menuju arah simpang, bagian per truk mengalami patah. Kondisi tersebut membuat kendaraan kehilangan keseimbangan.

Akibat kehilangan kestabilan, truk langsung terguling ke sisi kiri bahu jalan. Dalam hitungan detik, muatan ternak keluar dari bak kendaraan dan menyebar ke area kebun singkong milik warga.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi

Setelah menerima laporan, petugas Satlantas Polres Lampung Tengah segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi mengumpulkan keterangan dari pengemudi dan saksi di sekitar lokasi untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Selain itu, petugas juga mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Proses evakuasi kendaraan berjalan secara bertahap karena ukuran truk dan kondisi muatan yang tidak biasa. Polisi juga berupaya mengamankan babi ternak agar tidak semakin menyebar dan membahayakan pengguna jalan.

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Insiden Ini

Meski kecelakaan terlihat cukup dramatis, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Pengemudi truk selamat dan tidak mengalami luka serius. Warga sekitar juga tidak melaporkan adanya korban akibat insiden tersebut.

Namun demikian, kecelakaan ini tetap menimbulkan kerugian materiil serta dampak terhadap aktivitas warga, khususnya pemilik kebun singkong yang area lahannya dimasuki ternak.

Penanganan Masih Berlangsung

Hingga sore hari, petugas kepolisian masih melanjutkan proses penanganan di lokasi. Polisi fokus pada evakuasi kendaraan, pengamanan muatan ternak, serta normalisasi arus lalu lintas di Jalinsum.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pengemudi angkutan berat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Dengan kondisi kendaraan yang prima, risiko kecelakaan di jalur lintas utama seperti Jalan Lintas Sumatera dapat diminimalkan.