Pelatih Persik Kediri – Marcos Reina, langsung mengalihkan fokus tim pada pembenahan menyeluruh setelah hasil kurang maksimal melawan Arema FC. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Persik harus menerima kekalahan tipis 1-2. Meski demikian, Reina tetap melihat sejumlah aspek positif yang dapat menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya.
Sejak awal pertandingan, Persik Kediri menunjukkan kesiapan strategi dan mental bertanding. Tim tampil disiplin dan mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Oleh karena itu, hasil akhir tidak sepenuhnya mencerminkan performa Persik sepanjang laga. Situasi ini mendorong tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi komprehensif demi menjaga konsistensi permainan di kompetisi selanjutnya.
Evaluasi Menyeluruh Menjadi Fokus Utama Tim Pelatih
Marcos Reina menegaskan bahwa tim pelatih akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Ia menilai proses perbaikan harus berjalan cepat dan terukur agar Persik dapat tampil lebih solid. Selain itu, ia menekankan pentingnya kepercayaan diri pemain, terutama dalam situasi krusial di area pertahanan.
Menurut Reina, para pemain sebenarnya mampu menjalankan rencana permainan dengan baik. Persik bahkan unggul lebih dahulu melalui gol M. Supriadi. Gol tersebut lahir dari kerja sama tim yang rapi dan eksekusi yang tenang. Pada fase ini, Persik berhasil mengontrol jalannya pertandingan dan membatasi ruang gerak Arema FC.

Penjaga gawang Arema FC Lucas Henrique Frigeri (dua kanan) menangkap bola disaksikan rekannya Sneyder Julian Guevara (kanan), Luis Gustavo Tavarez (dua kiri) dan pesepak bola Persik Kediri Pedro Miguel Serra Matos (kiri) dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (11/1/2026). Arema mengalahkan Persik dengan skor akhir 2-1. ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Performa Taktikal Persik Kediri Selama Pertandingan
Dari sisi taktik, Persik Kediri mampu merespons perubahan formasi yang dilakukan Arema FC. Para pemain menjaga kedisiplinan posisi dan melakukan transisi bertahan dengan cukup efektif. Setiap lini bekerja sama untuk menutup celah dan memutus alur serangan lawan.
Namun demikian, pertandingan sepak bola sering menghadirkan dinamika yang berubah cepat. Memasuki menit-menit akhir, konsentrasi tim sedikit menurun. Arema FC memanfaatkan dua momentum penting yang langsung berbuah gol. Kondisi ini menjadi catatan utama bagi tim pelatih Persik.
Kesalahan di Menit Akhir Menentukan Hasil Pertandingan
Gol pertama Arema FC tercipta setelah pemain Persik kurang maksimal saat menghalau umpan silang dari sisi kanan pertahanan. Situasi tersebut membuka ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang berbahaya. Reina menilai momen ini menunjukkan perlunya peningkatan ketegasan dalam melakukan clearance, terutama ketika bola berada di dalam kotak penalti.
Selanjutnya, gol kedua Arema FC lahir dari kecermatan Ian Puleio dalam memanfaatkan bola lambung di area penalti Persik. Pada fase ini, Arema bergerak cepat dan memanfaatkan bola rebound dengan efektif. Reina mengakui bahwa timnya kehilangan fokus pada detik-detik penentuan tersebut.
Respon Pemain dan Tanggung Jawab Tim
Pemain Persik Kediri, Wigi Pratama, menyampaikan bahwa seluruh pemain telah menjalankan instruksi dan skema permainan sesuai arahan pelatih. Ia menegaskan bahwa tim berusaha menerapkan hasil latihan ke dalam pertandingan. Meski demikian, ia menyadari bahwa sepak bola sering menghadirkan hasil yang tidak selalu sejalan dengan usaha di lapangan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Wigi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Persik Kediri. Ia memahami ekspektasi suporter yang mengharapkan kemenangan dalam laga tandang tersebut. Oleh sebab itu, tim bertekad menjadikan hasil ini sebagai motivasi untuk tampil lebih baik.
Langkah Persik Kediri Menatap Pertandingan Berikutnya
Kekalahan dari Arema FC tidak membuat Persik Kediri larut dalam kekecewaan. Sebaliknya, tim memilih fokus pada proses perbaikan. Evaluasi teknis, peningkatan konsentrasi, dan penguatan mental menjadi agenda utama dalam persiapan laga selanjutnya.
Marcos Reina menekankan bahwa setiap pertandingan memberikan pelajaran berharga. Dengan pendekatan yang tepat dan kerja keras kolektif, Persik Kediri optimistis dapat kembali ke jalur positif. Melalui pembenahan menyeluruh dan komitmen seluruh elemen tim, Persik berharap mampu meraih hasil maksimal pada pertandingan-pertandingan mendatang.