Timnas U18 – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) merampungkan tahap kedua seleksi pemain Tim Nasional Bola Basket U18 Indonesia pada 18–20 Mei. Dari proses ini, pelatih menetapkan 15 pemain yang melanjutkan persiapan menuju FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, pada 10–14 Juni 2026.
Tim pelatih kemudian menyusun rencana lanjutan untuk mengerucutkan komposisi akhir menjadi 12 pemain yang akan membawa nama Indonesia di ajang kualifikasi Asia Tenggara tersebut. Tahap ini menjadi fase penting karena setiap pemain harus menunjukkan performa terbaik agar masuk daftar akhir.
Seleksi Ketat dan Evaluasi Performa Pemain
Pelatih Timnas U18 Indonesia, Ismael, mengawasi langsung proses seleksi dan latihan. Ia menilai setiap pemain dari aspek teknik, fisik, pemahaman taktik, serta konsistensi di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam setiap sesi latihan maupun uji coba.
Para pemain menjalani laga uji coba melawan tim pelatda DKI Jakarta di GOR Grogol, Jakarta. Timnas U18 menutup pertandingan dengan kemenangan 80–67. Hasil ini menunjukkan perkembangan positif dalam struktur permainan dan kemampuan eksekusi strategi.
Ismael melihat peningkatan signifikan dalam komunikasi antar pemain. Ia menilai para pemain mulai memahami peran masing-masing dalam sistem permainan, baik saat menyerang maupun bertahan. Ia juga mencatat peningkatan dalam transisi cepat dan pengambilan keputusan di bawah tekanan.
Komposisi 15 Pemain dan Kehadiran Talenta Diaspora
Perbasi menetapkan 15 pemain hasil seleksi tahap kedua. Dalam daftar tersebut, satu pemain diaspora, Jaya Bayuntara, ikut memperkuat komposisi tim. Kehadirannya menambah variasi gaya bermain dan memberi opsi tambahan dalam rotasi pemain.
Selain itu, pelatih juga menyinggung pemain diaspora lain, Jayden Christopher Newell, yang sebenarnya lolos seleksi. Namun, ia belum dapat bergabung karena masih harus menyelesaikan persyaratan administratif yang berlaku. Kondisi ini membuat tim pelatih tetap fokus pada 15 pemain yang tersedia saat ini.
Ismael menilai setiap pemain membawa karakter yang berbeda. Ia melihat kombinasi energi, disiplin, komunikasi, dan jiwa kepemimpinan sebagai kekuatan utama tim. Ia terus mendorong para pemain agar saling melengkapi dan membangun koneksi permainan yang solid.

Dokumentasi para pemain timnas bola basket u18 Indonesi bertanding uji coba dengan tim pelatda DKI Jakarta, di GOR Grogol, Jakarta. DPP Perbasi
Program Latihan Intensif di Jakarta
Setelah pengumuman 15 besar, tim pelatih langsung memusatkan latihan di Gelora Bung Karno Arena, Jakarta. Program latihan fokus pada peningkatan taktik, penguatan fisik, serta pemantapan pola permainan.
Pelatih terus mengevaluasi setiap sesi latihan untuk menentukan 12 pemain terbaik yang akan berangkat ke Thailand. Ia menilai performa individu secara konsisten, termasuk kemampuan membaca permainan, akurasi tembakan, serta ketahanan fisik dalam tempo tinggi.
Setiap sesi latihan menuntut pemain untuk menunjukkan konsistensi. Pelatih juga menekankan pentingnya komunikasi aktif di lapangan agar sistem permainan berjalan efektif. Para pemain terus beradaptasi dengan berbagai skenario pertandingan yang disiapkan tim pelatih.
Daftar 15 Pemain Timnas U18 Indonesia
Perbasi menetapkan nama-nama berikut sebagai hasil seleksi tahap kedua:
- Miracle Christiano
- Irman Farras
- Chimaobi Nzekwue
- Ryansean Gunawan
- Orlando Timothy
- Made Gandhi Wibisana
- Steven Sebastian
- Hansel Orleans
- Muhammad Fakhrizal Firdaus
- Fathy Muhammad Zhafif
- Efrael Yerusyalom
- Gede Dio Arghya Naranatha
- Sean Jason Nathan
- Bryan Jonathan Kovith
- Jaya James Anak Agung Bayuntara
Target dan Harapan Menuju SEABA 2026
Timnas U18 Indonesia menargetkan performa maksimal di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Pelatih Ismael terus mendorong pemain agar menjaga fokus, disiplin, dan semangat kompetitif selama masa persiapan.
Ia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan penuh agar tim mampu bersaing dengan negara lain di Asia Tenggara. Dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda yang sedang membangun karier di level internasional.
Kesimpulan
Perbasi terus memperkuat fondasi Timnas U18 melalui seleksi bertahap dan latihan intensif. Sebanyak 15 pemain kini memasuki fase krusial menuju penentuan skuad akhir. Pelatih menekankan peningkatan kerja sama tim, konsistensi performa, serta kesiapan mental sebagai kunci utama menghadapi persaingan di Krabi, Thailand. Dengan persiapan yang matang, Timnas U18 Indonesia membawa harapan besar untuk melangkah lebih jauh di kancah basket Asia Tenggara.