Warga Kampung Cikeresek – Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi mengalami kejutan besar setelah menemukan sesosok mayat tanpa identitas di aliran Sungai Curug Darismin. Penemuan tersebut terjadi pada malam hari dan langsung memicu kepanikan warga sekitar. Lebih lanjut, kondisi jenazah yang di temukan dalam keadaan tanpa kepala dan tanpa busana menambah suasana mencekam di lokasi kejadian.

Sejak awal, peristiwa ini menarik perhatian masyarakat karena lokasi penemuan di kenal sebagai area yang sering di manfaatkan warga untuk aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kabar penemuan jasad tersebut dengan cepat menyebar dan menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Kronologi Awal Penemuan di Sungai Curug Darismin

Peristiwa penemuan mayat bermula ketika dua warga setempat, Saepul Rohman dan Ikoh, melakukan aktivitas mencari ikan di sekitar curug. Pada saat itu, kedua warga tersebut menggunakan metode menyenter atau ngobor untuk menyusuri aliran sungai di malam hari. Seiring berjalannya waktu, mereka terus menelusuri area sungai dengan penuh kewaspadaan.

Namun demikian, suasana berubah ketika sorot lampu senter mereka mengenai sebuah benda mencurigakan yang mengapung di aliran sungai. Awalnya, kedua warga tersebut mengira benda tersebut merupakan potongan kayu atau bangkai hewan. Akan tetapi, rasa penasaran mendorong mereka untuk mendekat dan memastikan temuan tersebut.

Setelah mendekati objek yang mengapung, kedua saksi langsung menyadari bahwa benda tersebut merupakan jasad manusia. Kondisi jenazah yang tidak utuh membuat keduanya terkejut dan panik. Oleh karena itu, mereka segera menghentikan aktivitas mencari ikan dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.

Mayat

Ilustrasi penemuan mayat (Istimewa)

Respons Cepat Aparat Kepolisian di Lokasi Kejadian

Setelah menerima laporan dari warga, pihak Kepolisian Sektor Ciracap langsung bergerak menuju lokasi penemuan. Aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara pada malam hari dan segera melakukan pengamanan area sekitar sungai. Langkah ini bertujuan untuk mencegah warga mendekat dan menjaga keutuhan lokasi kejadian.

Selanjutnya, petugas melakukan proses evakuasi jenazah dari aliran sungai dengan penuh kehati-hatian. Aparat juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan informasi awal terkait peristiwa tersebut. Melalui proses ini, polisi berupaya menemukan petunjuk yang dapat mengarah pada identitas korban maupun penyebab kematian.

Di sisi lain, aparat juga melakukan pendataan terhadap saksi-saksi yang pertama kali menemukan jasad tersebut. Informasi dari para saksi menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan awal.

Identitas Korban Masih Menjadi Misteri

Hingga saat ini, identitas korban belum dapat dipastikan. Aparat tidak menemukan dokumen identitas, pakaian, maupun barang pribadi lain di sekitar lokasi penemuan. Kondisi ini menyulitkan proses identifikasi awal dan memperpanjang proses penyelidikan.

Selain itu, kondisi jenazah yang sudah tidak utuh menambah tantangan bagi petugas dalam menentukan penyebab kematian. Oleh karena itu, kepolisian memutuskan untuk melakukan langkah lanjutan berupa pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Autopsi Menjadi Langkah Penting Penyelidikan

Untuk mengungkap penyebab kematian dan membantu proses identifikasi, pihak kepolisian menjadwalkan autopsi terhadap jenazah. Autopsi akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Sukabumi. Melalui pemeriksaan ini, tim medis diharapkan dapat memperoleh informasi penting terkait waktu kematian, jenis luka, serta kemungkinan unsur tindak pidana.

Dengan hasil autopsi tersebut, aparat penegak hukum dapat menyusun langkah penyelidikan berikutnya secara lebih terarah. Selain itu, hasil pemeriksaan juga akan membantu kepolisian dalam mengonfirmasi apakah kasus ini berkaitan dengan tindak kriminal atau peristiwa lain.

Dampak Psikologis dan Imbauan kepada Masyarakat

Penemuan mayat ini memberikan dampak psikologis yang cukup besar bagi warga sekitar. Banyak warga merasa khawatir dan waspada, terutama karena lokasi penemuan sering menjadi tempat aktivitas masyarakat. Oleh sebab itu, aparat kepolisian mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.

Selain itu, kepolisian juga meminta masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan identitas korban atau kejadian mencurigakan lainnya. Kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pengungkapan kasus ini.

Melalui proses penyelidikan yang menyeluruh dan dukungan dari berbagai pihak, kepolisian berharap dapat segera mengungkap fakta di balik penemuan mayat tanpa identitas di Sungai Curug Darismin.