Indonesia – Kembali menghadirkan talenta muda di dunia balap motor yang mulai menarik perhatian publik. Nama Morgan Holindo Sonmoahi muncul sebagai salah satu pembalap gokart muda yang menunjukkan perkembangan pesat di usia yang masih sangat belia. Pembalap yang baru berusia hampir 11 tahun ini mulai mencuri perhatian setelah tampil impresif pada ajang Eshark Rok Cup Round 2 yang berlangsung di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Bogor, Jawa Barat.
Awal Karier Morgan di Dunia Gokart
Morgan memulai perjalanan balapnya pada Desember 2025. Ia bergabung dengan tim Dewa United Motorsport dan langsung turun di kelas Mini Rok. Meski baru mengenal dunia gokart nasional dalam waktu singkat, Morgan cepat beradaptasi dengan ritme kompetisi yang ketat.
Di bawah bimbingan pelatih Keanon Santoso, Morgan menjalani latihan intensif untuk meningkatkan kemampuan teknis dan mental bertanding. Pendampingan tersebut membantu Morgan memahami strategi balap, kontrol kendaraan, serta konsistensi dalam menjaga performa di lintasan.
Performa Menjanjikan di Eshark Rok Cup Round 2
Pada ajang Eshark Rok Cup Round 2, Morgan menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman. Meski demikian, ia tetap menunjukkan semangat tinggi sejak sesi awal. Tantangan besar muncul ketika ia mengalami insiden setelah start pada sesi Pre Final. Kondisi tersebut membuat posisinya turun hingga peringkat ke-10.
Namun Morgan tidak menyerah. Ia justru memanfaatkan kesempatan pada sesi final untuk memperbaiki posisi. Dari start di urutan ke-10, ia menunjukkan kemampuan menyalip yang konsisten dan strategi balap yang matang. Usahanya membuahkan hasil ketika ia berhasil menembus posisi tiga besar dan mengamankan podium ketiga.
Morgan mengaku tetap fokus pada balapan tanpa memikirkan tekanan dari lawan. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan terus melaju di lintasan agar dapat mencapai hasil terbaik.
Pengalaman Balap Internasional di Thailand
Sebelum tampil di Sentul, Morgan juga mengikuti ajang Aime Series Round 2 yang berlangsung di Bira, Thailand. Pada kompetisi tersebut, ia berhasil masuk ke dalam 20 besar dari total 36 peserta. Pengalaman tersebut memberikan tambahan wawasan dan memperkuat mental bertandingnya di level internasional.
Partisipasi di luar negeri menjadi langkah penting bagi perkembangan karier Morgan. Ia memperoleh kesempatan untuk bersaing dengan pembalap dari berbagai negara dan mempelajari gaya balap yang berbeda.

Pembalap Gokart Mudah Morgan Holindo
Persiapan Menuju Seri Balapan Berikutnya
Saat ini Morgan menempuh pendidikan di kelas P5 Tzu Chi School. Di tengah aktivitas sekolah, ia tetap menjalani latihan rutin untuk mempersiapkan diri menghadapi Eshark Rok Cup Round 3 yang akan digelar di Sirkuit Sentul pada 16–17 Mei 2026.
Morgan menargetkan hasil yang lebih baik dibandingkan seri sebelumnya. Ia terus meningkatkan fokus latihan agar mampu tampil lebih konsisten di setiap sesi balapan. Selain itu, ia juga merencanakan keikutsertaan dalam Kejuaraan Asia Aime Series Round 3 yang akan berlangsung di Malaysia pada Juli 2026.
Rencana tersebut menunjukkan komitmen Morgan untuk terus mengembangkan kemampuan balapnya di level yang lebih tinggi.
Dukungan Pelatih dan Harapan Masa Depan
Pelatih Morgan, Keanon Santoso, memberikan apresiasi atas perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh anak didiknya tersebut. Ia menilai Morgan memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia gokart nasional maupun internasional.
Keanon menilai performa Morgan di Sentul menjadi bukti nyata kemampuan yang terus meningkat. Ia melihat keberanian dan konsistensi Morgan dalam menyalip lawan sebagai tanda positif bagi masa depan kariernya di dunia balap.
Dengan pengalaman yang terus bertambah dan latihan yang konsisten, Keanon optimistis Morgan dapat berkembang menjadi pembalap muda berprestasi di masa depan.
Kesimpulan: Generasi Baru Balap Indonesia Mulai Tumbuh
Perjalanan Morgan Holindo Sonmoahi di dunia gokart menunjukkan lahirnya generasi baru pembalap Indonesia yang memiliki potensi besar. Meski masih sangat muda, ia telah membuktikan kemampuan bersaing di level nasional maupun internasional.
Dengan dukungan pelatih, tim, serta pengalaman yang terus bertambah, Morgan berpeluang menjadi salah satu talenta yang dapat mengharumkan nama Indonesia di dunia balap pada masa mendatang. Perkembangannya di ajang Eshark Rok Cup dan kompetisi internasional menjadi langkah awal menuju karier yang lebih tinggi di dunia motorsport.