Presenter – Sekaligus pecinta satwa, Irfan Hakim, kembali melaksanakan tradisi penyembelihan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang di potong di kediamannya di kawasan Bekasi mengalami peningkatan di bandingkan tahun sebelumnya.

Irfan mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut terlihat dari jumlah hewan kurban titipan yang berasal dari berbagai pihak. Selain menyembelih hewan kurban miliknya sendiri, ia juga menerima titipan kurban dari sejumlah kerabat dan orang-orang terdekat.

Menurut Irfan, suasana Idul Adha tahun ini terasa lebih ramai karena semakin banyak masyarakat yang ingin berbagi melalui ibadah kurban. Ia pun menyambut antusias kepercayaan yang di berikan kepadanya untuk membantu proses penyembelihan dan distribusi daging kurban.

Di kediamannya, Irfan Hakim menyiapkan total 15 ekor sapi untuk di sembelih. Selain itu, terdapat tambahan hewan kurban di wilayah Bandung serta beberapa ekor sapi yang di salurkan ke masjid-masjid sekitar.

Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah hewan kurban yang dititipkan melalui Irfan mencapai lebih dari 20 ekor sapi. Angka tersebut meningkat cukup signifikan di bandingkan pelaksanaan Idul Adha tahun lalu.

Hewan Kurban Didominasi Sapi Berukuran Besar

Menariknya, hewan kurban tahun ini didominasi sapi dengan bobot besar. Irfan Hakim menyebut sebagian besar sapi memiliki berat lebih dari satu ton.

Ukuran sapi yang besar tentu membutuhkan penanganan khusus selama proses penyembelihan hingga distribusi daging. Karena itu, panitia kurban mempersiapkan tenaga tambahan agar seluruh proses berjalan lancar dan aman.

Kehadiran sapi berukuran jumbo juga menarik perhatian masyarakat sekitar yang datang menyaksikan proses penyembelihan. Beberapa sapi bahkan menjadi pusat perhatian karena ukuran tubuhnya yang jauh lebih besar di banding sapi kurban pada umumnya.

Meski jumlah hewan kurban meningkat, Irfan memastikan seluruh proses tetap berjalan tertib. Ia bersama panitia telah menyusun pembagian tugas agar proses pemotongan, pengemasan, hingga distribusi daging dapat berlangsung lebih cepat.

Selain itu, panitia juga memasang jadwal pembagian daging kurban untuk mengatur antrean warga yang datang mengambil daging.

Puluhan Panitia Terlibat dalam Distribusi Daging Kurban

Suasana di lokasi penyembelihan tampak sibuk sejak pagi hari. Puluhan panitia bekerja sama menangani proses pemotongan hewan, pengemasan daging, hingga pembagian kepada masyarakat sekitar.

Setelah proses penyembelihan selesai, panitia langsung memisahkan daging sesuai kategori sebelum memasukkannya ke dalam kantong distribusi. Seluruh proses di lakukan secara gotong royong demi mempercepat pembagian kepada warga.

Panitia juga mengatur jadwal pembagian daging mulai sore hari agar distribusi berjalan lebih tertib dan merata. Langkah tersebut membantu menghindari kerumunan berlebihan di area pembagian.

Irfan Hakim turut memantau seluruh proses di lapangan. Ia beberapa kali terlihat berinteraksi dengan panitia dan memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, keterlibatan banyak relawan dan panitia menjadi salah satu faktor penting yang membuat kegiatan kurban setiap tahun berjalan lancar.

Hewan Kurban

Presenter Irfan Hakim saat hendak menyembelih sapi untuk kurban di kediamannya, Bekasi, Kamis (28/5/2026).

Irfan Hakim Sudah Terbiasa Terlibat Sejak Kecil

Bagi Irfan Hakim, keterlibatan langsung dalam kegiatan kurban bukan hal baru. Ia mengaku sudah terbiasa mengikuti proses penyembelihan hewan sejak masih kecil.

Irfan mengatakan almarhum orang tuanya selalu mengajarkan pentingnya ikut terlibat dalam kegiatan Idul Adha. Karena itu, ia sejak kecil sudah terbiasa membantu berbagai proses kurban bersama keluarga.

Mulai dari menyiapkan lokasi, membantu proses penyembelihan, hingga menguliti hewan kurban pernah ia lakukan. Pengalaman tersebut membuat Irfan merasa dekat dengan tradisi berbagi saat Idul Adha.

Nilai kebersamaan dan gotong royong yang ia pelajari sejak kecil masih terus ia pertahankan hingga sekarang. Karena itu, Irfan memilih turun langsung dalam kegiatan kurban meski memiliki jadwal yang padat sebagai publik figur.

Ia menilai Idul Adha bukan hanya soal ibadah, tetapi juga momentum mempererat hubungan sosial antarwarga.

Kurban Jadi Bentuk Kepedulian kepada Sesama

Irfan Hakim memandang ibadah kurban sebagai kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, tidak semua orang memiliki kesempatan menikmati daging dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, pembagian daging kurban menjadi momen penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap daging kurban yang di bagikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi banyak orang.

Irfan juga menilai semangat berbagi saat Idul Adha harus terus di jaga di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis. Melalui kegiatan kurban, masyarakat dapat memperkuat rasa kepedulian sosial dan kebersamaan.

Selain memberikan bantuan dalam bentuk daging kurban, kegiatan seperti ini juga menghadirkan suasana hangat di lingkungan masyarakat. Warga dapat berkumpul, saling membantu, dan merasakan kebersamaan dalam perayaan hari besar keagamaan.

Tradisi Kurban Tetap Jadi Momen Berharga

Pelaksanaan kurban yang di lakukan Irfan Hakim setiap tahun menunjukkan bahwa tradisi berbagi masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat.

Meningkatnya jumlah hewan kurban tahun ini juga mencerminkan tingginya semangat masyarakat untuk berbagi kepada sesama. Dukungan dari berbagai pihak membuat kegiatan sosial seperti ini terus berkembang setiap tahun.

Bagi Irfan Hakim, Idul Adha selalu menjadi momen spesial yang penuh makna. Selain menjalankan ibadah, ia juga ingin menjaga tradisi keluarga sekaligus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan kurban, Irfan berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk saling membantu dan memperkuat nilai kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.