Dubai – Terus mengarahkan fokusnya ke Indonesia sebagai pasar wisata strategis. Melalui Dubai Department of Economy and Tourism atau DET, kota ini secara konsisten menjalankan promosi terpadu dan kerja sama jangka panjang. Dubai tidak sekadar mengejar peningkatan kunjungan sesaat, melainkan membangun hubungan berkelanjutan dengan wisatawan Indonesia.
Selain itu, Dubai melihat Indonesia sebagai pasar dengan potensi besar. Pertumbuhan kelas menengah, minat perjalanan internasional, serta karakter wisatawan yang loyal mendorong Dubai untuk memperluas eksistensinya secara berkesinambungan.
Pendekatan Jangka Panjang yang Lebih Relevan
DET mengedepankan strategi promosi yang terarah dan berjangka panjang. Melalui kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata, agen perjalanan, dan maskapai penerbangan, Dubai menanamkan citra sebagai destinasi yang ramah dan mudah diakses.
Lebih jauh, pendekatan ini membantu Dubai memahami preferensi wisatawan Indonesia secara lebih mendalam. Dengan pemahaman tersebut, Dubai menyesuaikan pengalaman wisata agar selaras dengan kebutuhan pasar. Strategi ini juga menciptakan hubungan yang lebih kuat antara destinasi dan wisatawan.

Dubai Frame. Foto: Dubai Economy and Tourism (DET)
Dubai Tawarkan Keunggulan sebagai Destinasi Halal
Dubai menghadirkan keunggulan penting bagi wisatawan Indonesia melalui konsep destinasi halal. Kota ini menyediakan makanan halal dan fasilitas ibadah di berbagai lokasi strategis. Dengan fasilitas tersebut, wisatawan Muslim dapat menjalani perjalanan dengan rasa aman dan nyaman.
Selain itu, lingkungan yang ramah Muslim memungkinkan wisatawan fokus menikmati pengalaman liburan tanpa gangguan. Dubai pun menempatkan diri sebagai destinasi internasional yang sejalan dengan nilai budaya dan keagamaan masyarakat Indonesia.
Pengalaman Budaya yang Dekat dan Familiar
Dubai juga menghadirkan pengalaman budaya yang terasa akrab bagi wisatawan Indonesia. Kota ini secara rutin merayakan Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha dengan berbagai kegiatan budaya dan kuliner. Suasana ini menciptakan kedekatan emosional yang memperkaya pengalaman perjalanan.
Selanjutnya, Dubai menggabungkan keramahan khas Timur Tengah dengan sistem transportasi modern. Perpaduan ini memudahkan wisatawan menjelajahi kota secara efisien. Dengan mobilitas yang lancar, wisatawan dapat mengatur waktu liburan secara optimal.
Konektivitas Udara yang Semakin Praktis
Dubai terus memperkuat akses udara dari Indonesia. Maskapai Emirates mengoperasikan penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali dengan frekuensi empat kali per hari. Jadwal ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi wisatawan.
Selain itu, kerja sama codeshare antara Emirates dan Garuda Indonesia mempermudah perjalanan dari berbagai kota di Indonesia. Wisatawan dari Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Padang, Manado, dan Solo dapat terbang ke Dubai menggunakan satu tiket terpadu. Dengan sistem ini, wisatawan menikmati perjalanan yang lebih praktis dan nyaman.
Atraksi Baru dan Infrastruktur yang Terus Berkembang
Dubai terus menyiapkan berbagai inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisatanya. Kota ini merancang atraksi budaya imersif, memperluas fasilitas ramah keluarga, serta menyempurnakan akses ke destinasi unggulan.
Selain itu, Dubai memperkenalkan berbagai landmark baru untuk memperkaya pengalaman wisata. Setelah menghadirkan Ciel Dubai sebagai hotel tertinggi di dunia, kota ini juga menyiapkan Duma Museum of Art. Museum terapung di Dubai Creek ini akan menghadirkan konsep seni modern dengan pengalaman yang unik.
Dubai Tawarkan Pengalaman Wisata yang Terus Berevolusi
Dubai terus menyesuaikan diri dengan harapan wisatawan Indonesia. Kota ini tidak hanya menonjolkan kemewahan, tetapi juga menghadirkan kenyamanan, relevansi budaya, dan kemudahan eksplorasi.
Melalui promosi berkelanjutan, fasilitas halal, konektivitas kuat, serta inovasi atraksi, Dubai memperkuat posisinya sebagai destinasi pilihan wisatawan Indonesia. Pendekatan ini memastikan Dubai tetap ramah, menarik, dan relevan dalam jangka panjang.