Ruas Jalan Layang – Mohammed Bin Zayed (MBZ) mencatat lonjakan kendaraan signifikan menjelang libur Isra Miraj 2026. Pada Kamis, 15 Januari 2026, 40.658 kendaraan meninggalkan Jakarta. Angka ini meningkat 79,75 persen di bandingkan hari normal yang hanya 22.619 kendaraan.
GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek, Desti Anggraeni, menyatakan lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat. Selain itu, masyarakat memanfaatkan momentum libur Isra Miraj untuk perjalanan ke luar kota. Fenomena ini menandakan antusiasme warga merayakan libur di kampung halaman atau destinasi wisata.
Volume Lalu Lintas Menuju Jakarta
Selain arus keluar kota, Jasa Marga mencatat arus kendaraan menuju Jakarta sebanyak 25.694 unit. Angka ini meningkat 5,58 persen di bandingkan kondisi normal yang mencapai 24.334 kendaraan. Meskipun ada kenaikan, arus menuju Jakarta tetap lebih rendah di banding arus keluar kota.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas Jalan Layang MBZ pada H-1 libur Isra Miraj mencapai 66.352 unit. Dari jumlah tersebut, arus keluar Jakarta mendominasi. Tren ini menegaskan masyarakat cenderung meninggalkan kota sebelum libur panjang.
Selain itu, lonjakan kendaraan menunjukkan perlunya pengaturan lalu lintas yang lebih ketat. Jasa Marga memantau arus kendaraan secara real-time dan menyesuaikan pengaturan jalan untuk mencegah kemacetan panjang.

Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). (merdeka.com/Imam Buhori)
Pemantauan Lalu Lintas dan Kesiapan Operasional
Desti menegaskan tim Jasa Marga memantau kondisi jalan secara intensif. Petugas juga melakukan koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait. Selain itu, tim operasional menyiapkan fasilitas pendukung, seperti pos layanan, papan informasi, dan patroli jalan. Dengan langkah ini, kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengendara tetap terjaga.
Selanjutnya, Jasa Marga menyiapkan jalur alternatif dan memberikan informasi terkini melalui papan elektronik. Dengan demikian, pengendara dapat menghindari kemacetan dan memilih rute tercepat. Selain itu, tim operasional menyiapkan tenaga medis dan mekanik siaga di titik rawan macet.
Imbauan untuk Pengendara
Desti mengimbau pengendara yang melintas dari Jakarta maupun Cikampek untuk selalu mengutamakan keselamatan. Selain itu, pengendara harus memeriksa kendaraan sebelum perjalanan.
Masyarakat sebaiknya memastikan bahan bakar cukup, daya listrik normal, dan ban serta mesin dalam kondisi prima. Selanjutnya, pengendara perlu mengantisipasi perubahan cuaca. Misalnya, hujan dapat membuat jalan licin dan menurunkan jarak pandang.
Selain itu, pengendara harus menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman, dan tetap waspada di sepanjang perjalanan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi informasi lalu lintas untuk memantau kondisi jalan terkini. Dengan demikian, pengendara bisa mengatur waktu perjalanan lebih efisien dan menghindari risiko kemacetan.
Tips Aman Saat Libur Panjang
Pengendara sebaiknya membawa perlengkapan darurat, seperti kotak P3K dan lampu senter. Selain itu, keluarga yang melakukan perjalanan jauh sebaiknya beristirahat secara berkala untuk mengurangi kelelahan.
Desti menekankan pentingnya di siplin berlalu lintas. Misalnya, tidak menyalip sembarangan, selalu menyalakan lampu kendaraan, dan mematuhi rambu-rambu jalan. Dengan langkah ini, risiko kecelakaan dapat di minimalkan.
Kesimpulan
H-1 libur Isra Miraj 2026, arus kendaraan di Jalan Layang MBZ meningkat tajam, terutama arus keluar Jakarta. Arus menuju Ibu Kota juga meningkat meski lebih kecil.
Jasa Marga terus memantau kondisi lalu lintas dan menyiapkan layanan operasional. Selanjutnya, pengendara di imbau selalu mengutamakan keselamatan, memeriksa kendaraan, serta mengantisipasi perubahan cuaca.
Dengan kombinasi pengawasan intensif dari Jasa Marga dan kewaspadaan pengendara, perjalanan selama libur Isra Miraj dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Selain itu, masyarakat yang mengikuti imbauan resmi membantu mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan.