Asus – Pada ajang Consumer Electronic Show (CES) 2026, Asus melalui lini Republic of Gamers (ROG) kembali menunjukkan keseriusannya dalam industri gaming. Kali ini, Asus menghadirkan produk audio terbaru bernama ROG Cetra Open Wireless, sebuah earbud nirkabel open-ear yang menyasar gamer modern dengan mobilitas tinggi.
Sejak awal, Asus merancang perangkat ini untuk berbagai kebutuhan. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk bermain game, mendengarkan musik, hingga beraktivitas di luar ruangan. Lebih dari itu, desain open-ear memungkinkan pengguna tetap menyadari kondisi lingkungan sekitar tanpa mengorbankan kualitas audio.
Konektivitas Dual-Mode Jadi Pembeda Utama
Salah satu keunggulan utama ROG Cetra Open Wireless terletak pada teknologi konektivitas dual-mode. Asus memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memilih koneksi Bluetooth atau teknologi nirkabel ROG SpeedNova 2.4GHz dengan latensi ultra-rendah.
Melalui teknologi tersebut, sinkronisasi antara audio dan visual berjalan lebih presisi. Alhasil, gamer kompetitif dapat merespons aksi di dalam game secara lebih cepat dan akurat. Selain itu, Asus juga menyertakan dongle USB-C 2.4GHz yang mendukung pengisian daya satu arah. Dengan fitur ini, pengguna tetap bisa mengisi daya earbud sambil memakainya.

Asus ROG Cetra Open Wireless. (Doc: Asus)
Kualitas Suara Lebih Bersih dan Imersif
Asus tidak hanya fokus pada koneksi, tetapi juga pada kualitas audio. ROG Cetra Open Wireless menggunakan driver diafragma berukuran 14,2 mm dengan lapisan diamond-like carbon. Kombinasi ini menghasilkan suara yang lebih bersih, bass terasa padat, serta soundstage yang luas.
Selain itu, desain diafragma tersebut mampu menekan distorsi suara. Dengan begitu, detail nada tinggi tetap terdengar jernih meskipun digunakan dalam volume tinggi atau sesi gaming panjang.
Kenyamanan Maksimal untuk Penggunaan Jangka Panjang
Karena gamer sering bermain dalam durasi lama, Asus memperhatikan faktor kenyamanan secara serius. ROG Cetra Open Wireless hadir dengan ear hook ergonomis berbahan liquid silicone yang fleksibel dan stabil. Asus juga menyematkan gantungan leher reflektif yang dapat dilepas dan dipasang sesuai kebutuhan.
Berkat kombinasi tersebut, earbud tetap nyaman dan tidak mudah lepas saat pengguna bergerak, berlari, atau berolahraga.
Kontrol Fisik dan Mode Audio Khusus Gaming
Berbeda dari kebanyakan earbud modern yang mengandalkan kontrol sentuh, Asus memilih tombol fisik. Keputusan ini memberi kontrol yang lebih presisi, terutama saat tangan berkeringat atau kondisi hujan.
Selain itu, Asus menyertakan dua mode audio bawaan. Mode Phantom Bass meningkatkan persepsi frekuensi rendah, sedangkan mode Immersion membantu menekan kebisingan latar agar suara utama tetap dominan.
ROG Cetra Open Wireless juga mengantongi sertifikasi IPX5. Dalam mode Bluetooth, perangkat ini mampu bertahan hingga 16 jam penggunaan dengan RGB dan mikrofon nonaktif.
ROG Xreal R1, Kacamata AR Gaming Pertama di Dunia
Tidak berhenti di sektor audio, Asus juga memperkenalkan ROG Xreal R1, perangkat gaming portabel berbentuk kacamata augmented reality. Asus mengklaim perangkat ini sebagai kacamata AR gaming pertama di dunia yang menggunakan layar micro-OLED FHD dengan refresh rate 240Hz.
Melalui ROG Xreal R1, gamer dapat menikmati pengalaman bermain tanpa monitor fisik. Perangkat ini mampu menampilkan layar virtual berukuran hingga 171 inci dengan sudut pandang luas, ringan, dan fleksibel untuk berbagai lokasi.
Visual Halus dan Fitur Spasial Canggih
ROG Xreal R1 menggunakan panel Sony micro-OLED 0,55 inci beresolusi 1920 x 1080 piksel. Kombinasi resolusi tinggi dan refresh rate 240Hz menghasilkan visual sangat halus dengan latensi rendah.
Selain itu, perangkat ini mendukung mode Anchor berbasis 3 Degrees of Freedom. Gamer dapat menempatkan layar virtual di posisi tertentu atau menguncinya tepat di depan pandangan.
Audio 3D dan Bobot Ringan
Untuk sektor audio, Asus bekerja sama dengan Bose. Teknologi Sound by Bose menghadirkan suara tiga dimensi yang mampu menangkap detail penting, seperti langkah kaki dan arah tembakan.
Dengan bobot hanya 91 gram, ROG Xreal R1 tetap nyaman digunakan dalam sesi bermain panjang. Asus merencanakan peluncuran global perangkat ini pada paruh pertama 2026.
Strategi Asus Menghadapi Krisis Pasokan RAM Global
Di sisi lain, Asus juga menghadapi tantangan industri. Krisis pasokan memori global mendorong kenaikan harga RAM DDR4 dan DDR5. Tiga produsen besar dunia kini lebih fokus memenuhi kebutuhan pusat data berbasis AI.
Situasi tersebut berdampak langsung pada harga laptop dan PC konsumen. Oleh karena itu, Asus mempertimbangkan berbagai langkah strategis, termasuk penyesuaian harga produk. Meskipun rumor menyebutkan rencana produksi RAM mandiri, Asus secara resmi membantah kabar tersebut.
Namun demikian, kondisi pasar memaksa Asus untuk lebih adaptif agar tetap kompetitif di tengah tekanan biaya komponen.