Firma Riset Pasar Omdia – Merilis laporan terkait kondisi pasar tablet dunia pada kuartal pertama 2026, yang mencakup periode Januari hingga Maret. Secara keseluruhan, pasar tablet global menunjukkan pertumbuhan yang hampir stagnan. Total pengiriman tablet meningkat tipis, hanya sekitar 0,1 persen secara tahunan, sehingga jumlah unit yang di kirimkan mencapai sekitar 37 juta unit. Meski pertumbuhan pasar cenderung datar, persaingan antarvendor tetap menarik dan menunjukkan dinamika berbeda bagi para pemain utama.
Apple Mempertahankan Dominasi
Apple tetap memimpin pasar tablet global sepanjang kuartal I-2026. Vendor asal Amerika Serikat ini mengirimkan 14,8 juta unit iPad, dengan pangsa pasar meningkat dari 37,2 persen pada kuartal pertama 2025 menjadi 40,1 persen pada tahun ini. Pertumbuhan Apple mencapai 7,9 persen secara tahunan, terutama di dorong oleh performa kuat lini iPad Air yang mendapat respons positif dari konsumen. Dominasi Apple menunjukkan posisi strategis perusahaan dalam menghadapi pasar tablet global yang mulai jenuh.
Tekanan pada Samsung
Posisi kedua di isi oleh Samsung, namun vendor asal Korea Selatan ini mengalami tekanan yang berbeda di banding Apple. Pengiriman tablet Samsung turun dari 6,6 juta unit pada kuartal I-2025 menjadi 5,8 juta unit Galaxy Tab pada periode yang sama tahun ini. Market share Samsung juga menurun dari 17,9 persen menjadi 15,7 persen. Omdia mencatat tekanan harga menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kinerja Samsung di pasar global, mengingat persaingan dengan vendor lain semakin ketat.
Huawei dan Lenovo Mencatat Pertumbuhan Signifikan
Salah satu kejutan datang dari Huawei yang berhasil menempati posisi ketiga. Vendor asal China ini mencatat pertumbuhan tahunan tertinggi di antara lima besar, yakni 28,1 persen. Pangsa pasar Huawei naik dari 6,8 persen menjadi 8,8 persen pada kuartal pertama 2026. Omdia menilai keberhasilan ini di dorong oleh ekspansi Huawei yang semakin luas di kawasan Asia Pasifik, yang mendukung peningkatan pengiriman tablet.
Lenovo berada di posisi keempat dengan pertumbuhan 20 persen. Vendor ini mengirimkan sekitar 3 juta unit tablet, sehingga market share naik dari 6,9 persen menjadi 8,2 persen. Kinerja Lenovo mendapat dukungan dari peningkatan permintaan di sektor pendidikan, yang menjadi salah satu segmen utama penggunaan tablet.

Tablet Apple Ipad Air M4
Xiaomi Mengalami Penurunan
Xiaomi menempati posisi kelima dengan 2,6 juta unit tablet yang dikirimkan. Namun, pengiriman ini turun 13,6 persen secara tahunan, sementara pangsa pasarnya ikut menurun dari 8,3 persen menjadi 7,2 persen. Penurunan ini menunjukkan tekanan yang lebih besar bagi vendor-vendor tablet di segmen menengah dan entry-level.
Tekanan Pasar dan Fokus Segmen Premium
Omdia menilai pasar tablet global mulai menghadapi tekanan pada 2026. Menurut Research Manager Omdia, Himani Mukka, tablet kini dianggap kurang prioritas oleh banyak vendor di banding smartphone dan PC. Dalam kondisi pasokan yang terbatas, vendor dan konsumen cenderung lebih selektif dalam memilih perangkat yang akan diprioritaskan. Vendor yang memproduksi smartphone dan tablet memilih untuk memfokuskan sumber daya pada smartphone karena kontribusinya lebih besar terhadap bisnis mereka.
Selain itu, Omdia memprediksi bahwa vendor tablet akan semakin fokus pada segmen premium pada 2026. Permintaan tablet premium tetap stabil, sementara pasar entry-level menghadapi tekanan harga yang lebih besar. Ruang untuk diskon semakin terbatas, dan pasar tablet murah kehilangan “momentum upgrade” besar yang sebelumnya tercipta di pasar PC akibat berakhirnya dukungan Windows 10.
Kesimpulan
Pasar tablet global pada kuartal pertama 2026 menunjukkan pertumbuhan yang hampir stagnan, namun persaingan antarvendor tetap menarik. Apple mempertahankan posisi dominan dengan pertumbuhan kuat di lini iPad Air, sementara Samsung menghadapi tekanan harga dan penurunan pengiriman. Huawei dan Lenovo mencatat pertumbuhan signifikan berkat ekspansi regional dan peningkatan permintaan di sektor pendidikan. Xiaomi mengalami penurunan pengiriman dan pangsa pasar.
Kondisi ini mencerminkan perubahan fokus vendor terhadap segmen premium dan smartphone, serta selektivitas konsumen dalam membeli perangkat. Tren ini menjadi indikasi bahwa pasar tablet global mulai matang, dan strategi vendor kini lebih terarah pada produk yang menawarkan nilai lebih tinggi bagi konsumen.